Media

Berita, pengumuman dan informasi terkini tentang Grup APRIL

 Bagikan  Email  Cetak

APRIL mencatat pencapaian bersejarah dengan memperkenalkan hutan tanaman industri Acacia crassicarpa hasil kloning yang pertama di dunia, dirancang untuk pertumbuhan lebih cepat, kinerja lebih baik, dan kemampuan adaptif yang lebih tinggi terhadap kondisi lingkungan.

 

Setelah dua dekade penelitian intensif, APRIL memperkenalkan hutan tanaman industri Acacia crassicarpa hasil kloning yang menawarkan keunggulan berikut:

  • Konsistensi genetik: Pertumbuhan pohon yang seragam, kualitas kayu yang lebih baik, serta proses panen dan transportasi pohon yang lebih efisien.

  • Pertumbuhan lebih cepat: Produktivitas lebih tinggi dan menghasilkan serat lebih banyak.

  • Ketahanan terhadap hama: Perlindungan lebih kuat terhadap ancaman hama secara umum.

  • Adaptif terhadap lingkungan: Kemampuan bertahan di berbagai kondisi, termasuk lingkungan gambut yang beragam hingga paparan angin.

Dengan menggunakan rekayasa genetika tanaman tingkat lanjut dan pengujian lapangan, APRIL memilih dan mengembangkan hasil kloning terbaik agar dapat tumbuh optimal di berbagai jenis lingkungan. Klon-klon ini diperbanyak di Tissue Culture Lab APRIL yang berteknologi tinggi, dengan kapasitas memproduksi jutaan bibit setiap tahun guna mendukung upaya penanaman lebih banyak.

Pendekatan kloning ini telah menunjukkan hasil nyata. Pada 2023, APRIL berhasil menanami 250 hektar hutan tanaman industri dengan hasil kloning, dan berencana memperluas penanaman hingga 1.800 hektar tahun ini, dan terus meningkatkannya di masa mendatang. Upaya ini sejalan dengan komitmen keberlanjutan APRIL untuk meningkatkan hasil serat dari lahan yang sama tanpa merusak hutan alam.

Tim riset APRIL akan terus mendorong inovasi dan membentuk pencapaian baru dalam pengelolaan hutan berkelanjutan.

Pelajari bagaimana APRIL memaksimalkan produktivitas untuk menghasilkan kertas, kemasan, dan tekstil—semuanya dari hutan tanaman industri yang dikelola secara berkelanjutan.

 

 

Artikel Lainnya

Program Pertanian Terpadu Bantu Petani
Program Pertanian Terpadu Bantu Petani Di tengah keterbatasan lahan dan situasi cuaca yang tidak menentu, sistem pertanian terpadu menjadi solusi jitu bagi petani yang ingin mengelola lahan secara pr...
Nanas Penyengat Hasil Satu Desa Satu Kom...
Nanas Penyengat Hasil Satu Desa Satu Kom... Beberapa tahun yang lalu, kehidupan Apo, 32 tahun, dan keluarganya sungguh sangat berat. Apo merupakan salah satu warga desa Penyengat yang masih menggantungka...
RAPP Lahirkan Prodi Teknologi D3 Pulp da...
RAPP Lahirkan Prodi Teknologi D3 Pulp da... Bagi anak muda yang baru saja lulus kuliah, memulai karier di bidang yang sesuai dengan jurusan ketika kuliah merupakan salah satu pencapaian tersendiri. Tapi t...
 Bagikan  Email  Cetak