Media

Berita, pengumuman dan informasi terkini tentang Grup APRIL

 Bagikan  Email  Cetak

Grup APRIL baru saja menandatangani MoU dengan Tanoto Foundation dan Universitas Riau untuk berinvestasi sebesar Rp 28.7 miliar di bidang pendidikan.

Melalui MoU ini, APRIL berinisiatif untuk membangun sarana infrastruktur perkuliahan di Jurusan Teknik Kimia Pulp dan Paper, Fakultas Teknik, Universitas Riau. Selain itu juga dilakukan penandatanganan kerja sama dengan beberapa SMK, yakni berupa bantuan peralatan pendidikan dan pemberdayaan untuk SMKN 1 Pangkalan Kerinci dan SMK Muhammadiyah Pekanbaru.

"Kita melihat adanya potensi, maka dari itu kita berusaha meningkatkan sumber daya manusia muda yang lebih berpendidikan. Dalam sebuah bisnis, sumber daya manusia menjadi hal yang sangat penting dan harus dibina sejak awal. Inilah yang kami lakukan hari ini, dengan investasi sebesar Rp28,7 miliar, kami berikan bagi pendidikan di Riau," ujar Direktur Operasional RAPP (anak perusahaan Grup APRIL), M Ali Shabri.

"Kami membangun gedung laboratorium, dan penyediaan alat-alat laboratorium. Mendukung pengembangan kualitas SMKN I Pangkalan Kerinci dan Muhammadiyah Pekanbaru, perangkat pendidikan dengan nilai Rp100 juta per sekolah," tambahnya.

Kerja sama ini juga mendapat apresiasi yang sangat baik dari Menteri Perindustrian, yang turut hadir dalam penandatanganan MoU ini. Menurut Airlangga, kerja sama ini adalah salah satu bentuk upaya penyediaan Sumber Daya Manusia (SDM) industri yang kompeten, dengan melibatkan Perguruan Tinggi di Riau.

"Hal ini selaras dengan Program Pendidikan Vokasi Industri dan kebijakan Link and Match SDM industri yang sedang gencar-gencarnya didorong oleh pemerintah," ujar Airlangga usai penandatanganan MoU.

"Apalagi program vokasi sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK, dalam rangka Peningkatan Kualitas dan Daya Saing SDM Indonesia.”

Airlangga juga berharap, program yang telah dijalankan oleh pihak RAPP menjadi pelopor dalam pengembangan ilmu tentang pulp dan kertas di Riau. Sehingga program baru di Universitas Riau ini, diharapkan akan menjadi program percontohan bagi universitas lain.

“Seiring dengan berkembangannya industri di Riau, diharapkan ke depannya sebagian besar kebutuhan akan sumber daya manusia dapat terpenuhi dari tenaga kerja lokal," kata Menteri Airlangga.

Ditambahkannya, Provinsi Riau patut berbangga, karena industri pulp dan kertas Indonesia memiliki peran penting dalam penyediaan kebutuhan kertas secara global.

"Riau merupakan salah satu penghasil kertas nomor tiga terbaik di dunia. Dan perusahaan itu ada di Riau. Dengan adanya kerja sama ini, pengembangan ilmu pulp dan kertas semakin meningkat," ujar Menteri.

"Saya berharap kerja sama antara Universitas Riau dengan Tanoto Foundation atau PT RAPP dan Program Pemberdayaan SMK dapat berjalan dengan baik, dan menjadi sebuah langkah bagi PT RAPP untuk menjadi lebih sukses serta memberikan kontribusi maksimal dalam peningkatan sosial dan ekonomi nasional pada umumnya dan Provinsi Riau pada khususnya," tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, yang juga hadir dalam acara ini, mengapresiasi apa yang telah diberikan oleh RAPP bagi pendidikan di Riau. Ia berharap perusahaan lain juga memberikan hal yang sama bagi pendidikan.

"Tentu kita berterima kasih. Ini menjadi tanggung jawab perusahaan besar yang ada di Riau. Dengan bersama-sama pemerintah meningkatkan pendidikan, mudah mudahan sumber daya manusia yang ada di Riau terkait dengan ilmu pulp and paper ini semakin meningkat," kata Gubri.

Investasi APRIL dalam usaha pengembangan pendidikan, juga merupakan bentuk dukungan terhadap terwujudnya program Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations), yaitu Sustainable Development Goals poin ke 4, tentang pendidikan berkualitas yang layak dan inklusif bagi semua orang.

 Bagikan  Email  Cetak