Media

Berita, pengumuman dan informasi terkini tentang Grup APRIL

 Bagikan  Email  Cetak

Menjalani profesi sebagai seorang buruh lepas di pelabuhan selama bertahun-tahun, membuat Indra Gunawan merasa tak ada perkembangan dalam hidupnya. Selain karena jarang bertemu dengan keluarga, ia juga merasa belum mampu memberikan yang terbaik kepada anak dan istrinya.

“Kurang lebih selama 6 tahun saya bekerja sebagai buruh di pelabuhan, dari tahun 2006 hingga tahun 2012,” kata Indra. “Penghasilan saya sebagai seorang buruh juga tergolong sangat kecil,” lanjut Indra.

Hal ini membuat Indra memutuskan untuk beralih profesi dari seorang buruh menjadi seorang petani hortikultura di Kerinci Kanan, Provinsi Riau.

“Alasan pertama saya beralih profesi karena saya ingin dekat dengan keluarga dan masyarakat sekitar saya,” ucap Indra. “Yang kedua, enaknya menjadi petani itu tidak ada yang mengatur kita,” lanjut Indra.

Indra melihat peluang yang cukup besar di industri pertanian, khususnya dalam hal budidaya hortikultura. Menurutnya, masih sedikit orang di daerahnya yang berprofesi sebagai petani hortikultura. Hal tersebut menyebabkan harga jual sayur mayur di daerahnya menjadi sangatlah tinggi.

“Di sini harga sayur mayur seperti cabai sangat tinggi, maka dari itu saya senang untuk menanam cabai,” jelas Indra.

Bermodal keyakinan, ia memanfaatkan lahan seluas 20x20 meter persegi di samping rumahnya untuk budidaya berbagai macam sayur mayur, seperti cabai, jagung dan yang lainnya.

“Kebetulan ketika saya SMA juga pernah sedikit belajar bercocok tanam,” Indra bercerita.

Uang yang Indra dapatkan dari hasil bertani nyatanya jauh lebih besar ketimbang ia bekerja sebagai seorang buruh. Beberapa tetangganya pun mencoba mengikuti jejak Indra untuk beralih profesi menjadi seorang petani. Tak butuh waktu yang lama, pada tahun 2013 mereka pun mendirikan sebuah kelompok tani bernama Kelompok Tani Jaya Bersama.

Sejak pertama kali dibentuk, Kelompok Tani Jaya Bersama langsung bergabung dalam ProgramIntegrated Farming System (IFS) yang dicanangkan Grup APRIL. Program IFS tersebut bertujuan untuk menambah pengetahuan para petani tentang bagaimana mengelola lahan dengan baik dan benar.

Di samping itu, petani juga mendapatkan ilmu dalam mengelola pertanian yang terpadu. Semenjak saat itu, budidaya hortikultura yang dijalankan Kelompok Tani Jaya Bersama semakin berkembang, bahkan hasil panennya pernah mencapai 1,2 ton.

“Dahulu kami tidak tahu bagaimana pola tanam yang baik dan benar. Setelah pelatihan, kami menjadi diajarkan bagaimana agar hasil panen kami menjadi maksimal,” ujar Indra. “APRIL tidak hanya memberikan pelatihan kepada kami, tetapi juga memberikan pupuk dan bibit tanaman yang bagus,” lanjut Indra.

Kini terhitung sebanyak 20 orang telah tergabung dalam Kelompok Tani Jaya Bersama dan telah memiliki berbagai asset seperti rumah, lahan perkebunan dan mobil operasional. Indra pun dengan bangga menyebut dirinya sebagai petani berdasi.

“Pendapatan yang kami kian hari kian meningkat. Dari 20 petani di kelompok kami ada yang sudah membeli mobil dari hasil bertaninya,” ujarnya.

Indra juga merasa sangat bersyukur atas segala rezekinya yang ia dapatkan. Tak hanya soal materi, dengan menjadi seorang petani, ia juga bisa menjadi dekat dengan keluarganya. Sebelumnya, ketika Indra bekerja sebagai buruh di pelabuhan, ia jarang sekali memiliki kesempatan untuk berkumpul bersama keluarganya.

“Alhamdulillah, dengan bekerja sebagai petani, sekarang saya jadi bisa bertemu dengan anak istri saya setiap hari,” kata Indra. “Kesuksesan saya ini saya persembahkan untuk keluarga saya, agar mereka bahagia,” ujar Indra.

Keberhasilan Indra bersama Kelompok Tani Jaya merupakan bukti bahwa berprofesi sebagai petani juga bisa menaikan derajat hidup setiap orang.

Artikel Lainnya

PPLAMD : Sarana Pengembangan Atlet Masa ...
PPLAMD : Sarana Pengembangan Atlet Masa ... Pelalawan merupakan sebuah kabupaten yang memiliki banyak sekali potensi, mulai dari sumber daya alamnya hingga sumber daya manusianya. Untuk terus menggali dan...
2020 Juga Punya Kabar Baik untuk Kita Se...
2020 Juga Punya Kabar Baik untuk Kita Se... 2020 adalah tahun yang menantang, namun tidak berarti semua yang terjadi di tahun lalu buruk, loh. Banyak pula kabar gembira dari dalam negeri yang membangkitka...
MENGAPA MENGGUNAKAN POHON AKASIA?
MENGAPA MENGGUNAKAN POHON AKASIA? Pohon akasia merupakan salah satu tanaman yang sering dijumpai di indonesia. Jenis tanaman ini merupakan salah satu bahan yang biasa digunakan dalam industri ...
 Bagikan  Email  Cetak