Media

Berita, pengumuman dan informasi terkini tentang Grup APRIL

 Bagikan  Email  Cetak

Program Desa Bebas Apil APRIL adalah tiga tahap program pencegahan kebakaran yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarkat mengenai dampak negatif dari membakar lahan khususnya di Riau.

Tahun 2015, kebakaran hebat melanda saat “musim membakar” dan menyebabkan asap tebal dan membawa dampak negatif bagi kesehatan. Kejadian ini tidak hanya menyita perhatian pemerintah setempat tapi juga internasional.

Pada tahun yang sama, APRIL meluncurkan program Desa Bebas Api yang menjadi solusi jangka panjang yang dibutuhkan untuk mencegah hal yang sama terjadi melalui identifikasi dan mulai bekerja sama dengan sembilan desa dengan risiko kebakaran tertinggi sebagai pilot project.

Desa yang telah bergabung dalam program Desa Bebas Api berhasil mencatat 90% penurunan kebakaran lahan di area mereka pada tahun yang sama. Kesuksesan ini kemudian mendorong perluasan program yang kini sudah mencakup 18 desa.

Pada tahun 2016, program Desa Bebas Api terus berkembang dan memperkenalkan Masyarakat Peduli Api sebagai tahap awal dari program tersebut. Masyarakat Peduli Api diluncurkan dengan pertimbangan tahap pertama merupakan upaya mempersiapkan desa baru dengan berbagai pelatihan kebakaran sebelum menuju tahap Desa Bebas Api.

Desa Peduli Api merupakan program pengenalan bagi desa baru melalui serangkaian kegiatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat desa melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung. Program ini memperkenalkan konsep pengelolaan risiko kebakaran untuk membantu masyarakat memiliki pengetahuan yang lebih baik mengenai dampak negatif kebakaran dan asap kepada anak-anak serta anggota masyarakat lainnya.

Tahap ini akan menjadi motivasi bagi desa-desa yang bergabung untuk lanjut kepada tahap Desa Bebas Api yang menawarkan bantuan teknis hingga penghargaan.

Saat ini Masyakarat Peduli Api fokus pada empat area kunci yang dijalankan dengan kolaborasi bersama Lembaga Swadaya Masyarakat setempat yaitu; ‘Fire Free Goes to School’, ‘Fire Free Goes to the Movies’, ‘Fire Free Religious Leaders’, dan ‘Fire Free Haze Awareness’.

‘Fire Free Goes to School’, juga dikenal sebagai Program Sekolah Peduli yang menargetkan siswa sekolah dasar dan sekolah menengah pertama melalui workshop interaksi atau melalui media publikasi seperti komik. Program ini bermaksud menyebarkan kesadaran api di antara seluruh komunitas, termasuk saat para siswa membagikan pelajaran yang telah mereka pelajari kepada orang tua, keluarga, dan tetangga mereka.

‘Fire Free Goes to the Movies’, dikenal sebagai program pemutaran film di mana masyakarat di undang untuk menyaksikan film yang sedang populer di pusat desa dan juga ikut menyaksikan pemutaran video peduli api untuk menyebarkan pesan pada masyarakat.

Sedangkan, ‘Fire Free Religious Leaders’ merupakan program yang melibatkan para pemuka agama dari berbagai keyakinan untuk dapat ikut berpartisipasi dalam mensosialisasikan program pencegahan kebakaran kepada komunitas mereka.

 Bagikan  Email  Cetak